Visit Sexy blog, influenza!

Ibuku adalah seorang ahli kecantikan, dan sudah pasti dirinya pun sangat cantik dan sangat terawatt, biasanya teman2nya memanggil dengan panggilan Glenda. Disamping itu dia baru saja membuka usaha salon kecantikan yang memang kebanyakan yang datang adalah Wanita.

Sejak dia membuka usaha salon kecantikannya, Ibuku mulai sering merubah gaya rambutnya dengan gaya yang “up to date” dengan gaya rambut yang lagi nge-trend sekarang, bahkan Ibuku mengecat rambutnya dengan warna yang agak kepirang pirangan. “Nah Cody, gimana menurut kamu?”, dan saya harus selalu memberikan pendapat mengenai dirinya, kecantikannya, “Mama terlihat cantik”, begitulah pendapatku. Sekarang akupun mulai menyadari, betapa cantiknya Ibu ku ini. Ibuku berumur 35 Tahun ini, tingginya hampir 175 cm kulitnya putih sedikit agak berlebihan bisa dibilang sebening kaca. “Jadi aku Sudah cantik ya he..he..”, tanya-nya kembali padaku, sambil tersenyum simpul. “Klo menurutku sih begitu Mam”, jawabku. Penampilan sangat memukau hati banyak lelaki, terutama karana dia juga memakai rok mini, dan aku kembali menyadari kalau Ibu-ku ini memang terlihat sangat Sexy. Sepertinya dia terlihat akan kencan, walaupun memang bukan perkencanan yang terlihat serius. Ya memang Ibuku adalah orang tua tunggalku semenjak dia melahirkan diriku, dan sepertinya tidak perlu untuk ku bahas kebelakang. Ibu mengenal teman kencannya dari temannya yang bernama Gracie, walupun begitu Ibu-ku juga tidak terlalu serius menjalaninya dan malah agak menjaga jarak dengan laki2 teman kencannya tersebut. Umurku mulai beranjak 15 di tahun ini, dan akhirnya aku mendapatkan izin dari Ibu-ku untuk mengendarai sepeda motor. Ibu-ku membelikan motor untuk ku, dengan pengertiannya, tetapi bila nilai sekolahku jelek, maka motor hanya boleh terparkir di garasi saja.

Menurut pengelihatan ku dari hari ke hari Ibu-ku semakin cantik saja, dan sepertinya aku juga baru saja mengalami kebutuhan yang sangat mendesak yang memang dialami setiap orang anak laki di umumnya diumur segini. Pernah aku melihat Ibu-ku keluar dari kamar mandi dengan gaun tidur malamnya yang berwana merah bunga mawar, dan berdiri tepat dibawah cahaya lampu, yang membuatku dapat melihat dengan jelas menerawang kepada keindahan lekukan tubuh Ibu-ku. Buah dadanya terlihat sangat indah karena memang dibalik gaun tidur itu, Ibu-ku hanya memakai celana dalam saja, aku juga apat melihat puting susunya yang menyembul mendorong kain dari gaun tipis berwana merah yang sedang dikenakannya, dan kadang2 dia juga suka duduk di sofa dengan menempatkan kakinya di ujung meja untuk mewarnai kukunya, dari keadaan itu aku dapat melihat jelas paha Ibu sampai kadang terlihat sampai ke CD-nya. Lalu pada malam harinya aku bermasturbasi di dalam kamar sambil berfantasi jika aku menyetubuhi Ibu-ku. “Sial, kenapa aku jadi mesum begini”, ocehku dalam hati. Mungkin bisa disamakan dengan kondisi Ibuku jika dia sedang menggodaku dengan keseksian tubuhnya. Tapi jika memang fantasi ini terwujud, sepertinya aku bisa jadi gila, dan mungkin aku bisa semakin tergila gila kepada Ibu Kandung-ku sendiri.

Hari itu Jumat malam, Ibu-ku menutup salonnya dan pulang kerumah agak cepat waktu itu, sesampainya dirumah Ibu-ku langsung memanggilku ,

M : “Cody...,bagaimana jika malam ini kita makan diluar, terus kita nonton bioskop yukkk..atau abis itu kita main bowling, tapi itu juga klo kamu mau lhoo...sayang!!”.

C : “Terserah Mama aja lah, aku ikut aja deh”, sahutku menjawab ajakannya.

M : “Oke deh sayang, soalnyakan kita udah jarang bareng lho sayang, Mama selalu sibuk dengan salon Mama, menurut Mama klo qta melakukan sesuatu hal yang berbeda malam ini, akan sangat bagus lho...untuk qta”, kata ibuku menjelaskan maksudnya.

C : “Wah, asyik tuh Mam, pasti akan seru deh”, kataku.

C : “Siapa yang mandi duluan nih Mam?” Aku bertanya.

M : “Mandi bareng aja hyuuukkk...hahahaha.....Gila...Gak lah sayang...hahahaha, kamu aja mandi duluan!!”. Dia mengodaku sambil tertawa.
Setelah aku selesai mandi, aku langsung menuju ke kamarku untuk berpakaian.

Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Ibu ku keluar dari kamar mandi dengan hanya menutupi tubunya dengan balutan hadung besar, aku melihat situasi tersebut sewaktu aku keluar dari kamar untuk menuju ke depan rumah, dan di koridor antara kamar mandi kamarku dan kamar Ibu-ku disitulah aku melihat sekali lagi ke- sintalan tubuh Ibu Kandungku sendiri.

M : “Bentar ya sayang, Mama siap dalam beberapa menit”. Katanya sambil berlalu.

Kulitnya yang sangat putih dan bahunya yang sangat terlihat mulus sexy, terlihat sebagai pemandangan yang sanagat Indah, dan membuat Penisku seperti melonjak-lonjak, “ Beuhhh...., gila kagak bisa tahan nih gw, masa gw perkosa nykp gw sendiri...”, kataku dalam hati. Sambil menunggu siapnya Ibu-ku, aku duduk di sofa dan menyalakan TV, dan akhirnya aku dengar siul-an lagu country lama yang tersiul dari mulut Ibuku yang menandakan bawha dia telah siap. Kenapa waktu selalu berjalan sangat lambat, bila qta sedang menunggu seseorang, memang sudah seharusnya begitu sepertinya, dan aku mendengar langkah kakinya yang mendekat dari arah koridor kamar.

M : “Cody....Tutup mata-mu.....sayang!!”

C : “Ok, Mam...ada apa nieh..??” Aku membalas perintahnya.

Kututup mataku, tetapi aku tetap bisa mendengar langkah kakinya yang mendekat kearah ku, dan aku bisa merasakan keberadaannya disebelahku ketika langkah kakinya berhenti.

M : “Ok sayang...buka matamu dan.....menurut kamu gimana...??” Katanya sambil menunjukan penampilannya.

C : “Ya Tuhan, Mam...Sumpah... Mama Cantik banget...”.

Ketika kubuka mataku aku sepertimelihat bintang film, Ibu-ku memakai baju terusan mini berwarna merah dipadukan dengan jaket yang sangat seirama dengan warna baju terusannya dan juga dipadukan dengan sepatu hak tinggi berwarna merah dan kakinya terbalut dengan stoking nilon yang membuat kakinya semakin terlihat sexy, dengan rambut dinaikan keatas kepalanya seperti sanggul kecil dan juga dengan riasan wajahnya yang teramat sangat sensual. Matanya terlihat sangat cerah dengan riasan yang dia lakukan sendiri dan bibirnya terlihat selalu lembabseperti basah atau bisa dibilang terlihat sangan sensual dan nakal. “Wow...malam ini Ibu-ku menjadi teman kencan ku....,sepertinya Ibu-ku sudah jatuh hati ke aku”, gumam GR-ku dalam hati.

C : “Sudah siapkah kita untuk pergi, Sayang...?” Kataku dengan sedikit canda godaan.

M : “Pastinya...Cintaku..”, Sambil mengedipkan matanya dia menjawab candaan ku.

Sampai di sebuah resto memesan beberapa jenis makanan dan mulai makan dengan beberapa percakapan diantara kami berdua. Kami selesaikan makan malam itu, lalu Ibu memberikan uang kepadaku untuk membayar makan malam kami dan dia juga tidak lupa menyelipkan untuk uang tip di meja tempat kami makan.

M : “Cod, nih uangnya, kamu yang ke kasir ya, Mama mau ke toilet dulu bentar..!!”.

Setelah dia mengatakan hal itu kepadaku dia langsung berlalu menuju toilet, dan ketika Ibuku berjalan aku dapat melihat beberapa lelaki yang sedang mekan di resto itu memandangi kemolekan tubuh Ibuku, nafsu terukir pada muka mereka ketika melihat Ibuku berjalan. Situasi itu mebuat diriku menjadi agak cemburu kepada para lelaki itu, dengan cara mereka melihat Ibuku dengan penih Nafsu, Ibuku yang pada saat itu menjadi pasangan kencanku. Aku berdiri dari bangku ku dan beranjak kea rah kasir untuk membayar dan menujuke ruang tunggu, lalu belum lama aku manunggu Ibu ku muncul, dan dia terlihat sangat cantik menawan. Diraihnya tanganku dan kami berjalan ke mobil.

C : “Mam, tadi liat gak sih co2 neliatin Mama pas di resto tadi?”

M : “Gak tuh, yang mana ya?”. Dengan sedikit senyum dari bibirnya.
Akhirnya kami masuk mobil dan meninggalkan reto tersebut, kami berjalan menyusuri jalan protocol dan melewati sebuah bioskop.

M : “Cod, ini pasti keren bgt..., yuk qta cek ada film apa di Bioskop!!”.

C : “Ok Mam, atau mungkin kita kemana gitu...Atau mungkin ke taman kota aja...hehehe?”Aaku tertawa kecil dengan sedikit menggodanya.

M : “Ntar aja sayaaaang....ntar ya sabar...!!”. Dia balik menggodaku dengan mengedipkan mata.

Akhirnya kami nonton bioskop tentang film komedi dan membuat kami berdua menonton film itu dengan tawa yang terbahak-bahak. Yang akun tau Ibuku sangat senang besama ku saat ini, dan aku sangat beruntung memiliki dirinya. Bisa dibilang kami tumbuh besar dan hidup bersama, dan dia selalumemberikan aku yang terbaik dalam hidupku, aku berkhayal mungkin ini alasannya mengapa dia tidak pernah serius dengan teman kecannya, atau mungkin suatu hari nanti dia akan bilang kepadaku saat dia sudah benar2 memiliki teman kencan yang serius.

Sepulangnya kami dari bioskop waktu menunjukan tengah malam. Sesampainya dirumah Ibuku masuk kekamarnya untuk mengganti pakaiannya dan kembali ke dapur dengan memakai gaun tidur malamnya yang sangat tipis dan halus.

M : “Tadi kamu mau makan kue kan...jadi..?”. Dia bertanya.

C : “Gak ah Mam, susu ajadeh segelas”. Jawabku, sambil berdiri utk mengambil susu.

M : “Udah duduk aja, biar Mama yang ambil...!!”.

Ibuku membuka lemari dan mengambil gelas, lalu dia membuka kulkas dan menuangkan segelas susu ke dalam gelas tersebut untuk ku, lalu dia membalikan badannya kea rah meja dan memberikan gelas itu kepadaku yang berada di seberang meja dengan sedikit membungkukan badan untuk menggapai tengah meja agar aku bisa meraih gelas itu, dari pergerakannya itu membuat bagian leher gaun malamnya yang longgar memperlihatkan bagian buah dada Ibuku yang sangat indah.

C : “Mam, kayanya malam mini Mama harus memakai pakaian yang jauh berbeda dari yang ini dehhhh, soalnya hormone mudaku gak bisa tahan neh...klo liat Mama pakai baju yang ini...hehehe...!!”. Candaku sambil tertawa.

M : “Oooo...jadi Mama bikin kamu Horny ya...hihihi...,Mama gak salah denger nih kamu ngomong...klo emang bener, ya emang sudah seharusnya gitu kli sayaaang...bagus donk ituu...berarti Cody-ku sayang..sdh menjadi Lelaki dewasa...berarti qta harus membuktikan tuh...apa bener dah dewasaaa...hahahaha..., yaudah selamat tidur ya sayangku.......muaachhh...”. Balas Canda Ibuku, sambil diringi tawanya.

Setelah menggodaku dia mencium keningku dan berjalanmenuju kamarnya. Yang kuinginkan sekarang adalah menarik dirinya dan melemparkannya ke kasur dan menyetubuhinya sampai puas. Penisku sudah mengeras tegang menjulang oleh pengaruh nafsu duniawi, aku harus melepaskan nafsuku ini, pikiran gila makin menempa birahiku. Akupun berlalu ke kamar ku, sesampainya di kamar aku berbaring di tempat tidur dan mulai bermasturbasi, kukocok penisku yang sudah sangat tegang ini. Aku membayangankan kemolekan tubuh Ibu kandungku sendiri, aku dapat melihat dalam bayanganku senyuman manis Ibuku. KUkocok dengan sangat cepat penisku dan akhirnya kusemprotkan cairan spermaku yang tersemprot ke perut dan dadaku, bagian terkental dari spermaku mengalir pada batang penisku sangat kental berwarna putih dari bagian kentalnya berangsur2 keluar wanrna bening dan berangsur angsur menjadi cairan bening. Kubersihkan tubuhku dengan handuk, serta ceceran2 sperma yang tercecer di tubuhku. Aku telah selesai membayangkan bersetubuh dengan Ibu Kandungku sendiri, fantasi yang memberikan aku suatu kenikmatan klimax bermasturbasi, apa jadinya jika ini benar2 terjadi? Gumamku dalam hati. Aku trus membayangkan jika aku benar2 bisa bersetubuh dengan Ibu kandungku sendiri, samapai akhirnya aku tertidur pulas.

Esoknya aku bangun dan hari berjalan seperti biasa, tapi memang kali ini Ibuku pulang agak terlambat pada sore harinya. Sore itu telepon berbunyi dan ketika kuangkat, aku mendengar suara Ibuku. Dia bilang dia pulang terlambat sore ini karena ada meeting mendadak, dan akan pulang dengan membawa Pizza untuk makan malam. Aku tutup telepon dan menunggu sambil mengerjakan beberapa PR yang diberikan dari sekolah, kemudian aku mendengar pintu terbuka dan ternyata Ibuku pulang dengan meneteng se dus pizza untuk makan malam kami. Ibuku terlihat sangat rewel malam itu dan terlihat sangat letih, aku tidak tau kenapa dia harus menunggu sampai dengan salonnya tutup lebih lama. Diletakannya dus Pizza itu di meja, dan menyuruhku untuk mengambil piring dan mengatakan bahwa dia akan langsung mandi. Kuambil piring dan menempatkan pizza ke piring beserta minuman soda yang di bawa Ibuku. Lalu tidak lama kemudian Ibuku selesai mandi datang kepadaku dan langsung duduk di meja.

M : “Uuhh...cape bgt nih Mama malam ini...qta sibuk bgt tadi di salon..trus gimana hari mmu sayang..?”

C : “Ok2 aja sih Mam”.

M : “Seminggu lagi kamu ulang tahun yachh...”, dia mengingatkan ku.

C : “Yup..., umurku nanti jadi 15 tahun...”, sahut ku.

M : “Kayanya kemarin kamu baru aja lahir...cepet bgt waktu berlalu, msh seperti baru kemarin...,trus kamu mau hadia apa untuk ultahmu sayang....?”,kata ibuku sambil menggigit pizza.

C : “Gak tau juga ya Mam, bingung nih aku....apapun yang Mama ksh buat aku pasti akan menyenangkan”. Jawabku.

Ibuku beranjak dari tempatnya duduk dan berjalan ke kamarnya. Ibuku kembali lagi kepadaku dengan membawa sebuah paket yang terbungkus rapih.

M : “Sebenernya ini, Mama kasih ke kamu masih terlalu cepat ya...”

C : “Gpp Mam...hehehehe...maksih Mam”.

M : “Yaudah buka aja...”, dia berkata sambil duduk kembali di tempatnya semula.

Ku buka perlahan paket itu, dan ternyata ada sebuah buku yang lebar di dalam paket itu, dan aku membaca judul dari cover buku itu agak keras,” APA YG HARUS LELAKI KETAHUI TENTANG SEX”, setelah kubaca judul itu, aku melihat kearah ibuku dan ternyata Ibuku sedang menatap kearahku dan mengatakan bahwa aku harus membaca buku itu. Ku buka perlahan halam dari buku tersebut, dan aku melihat sebuah ilustrasi, disitu dituliskan dan digambarkan perbedaan gaya2 dari bercinta, artikel tetang cara memikat orang yang qta cintai, dan yang semua lelaki perlukan tentang sex ada di dalam buku itu. Kulihat dan kubaca sebagian artikel secara perlahan, dan membuat penisku berdiri tegang secara perlahan.

C : “Mam....aaaku ... agak Hooorny nih..baca ini, Pppenisku rasanya agak tegang...dddehhh”,dengan terbata bata agak malu engan muka memerah aku katakan kepada Ibuku.

M : “Yachh...udah gak usah malu kli....Ibu mau kamu baca semuanya yang ada di buku itu, kamu udah beranjak jadi laki2 remaja lho, Mama tau halseperti ini jarang dilakukan kebanyakan ortu kepada anaknya, dan mungkin ada yang beranggapan ini tidak benar, tapi percaya deh sama Mama...pengetahuan ini adalah kunci sukses apa yang kamu lakukan di dalam kehidupan kamu...mungkin di dalam pekerjaan atau juga mungkin dengan pasangan hidup kamu nanti....ok sayang..!!’

Lalu dia berlalu, sambil berkata bahwa ini adalah sebuah rahasia kasih sayang antara Ibu dan anaknya, sambil berlalu melewatiku, dia mencuim pipiku dan berjalan keruang tengah. Aku masih terduduk dan terkagum kagum, tentang sesuatu yang baru saja terjadi....bahwa Ibuku memberikan sebuah buku untuku, yang mengajarkan bagaimana cara bercinta yang baik.

Akhirnya hari ultahku yang ke-15 pun datang. Ibu membuat pesta kejutan untuku. Dia mengundang seluruh teman2 ku di sekolah dan beberapa orang teman2 di salonnya. Kejutan itu sangat rapih dan teratur. Mereka membawa banyak kado dan kartu ultah yang lucu2 untuku. Ibu ku juga sdh mempersiapkan ketering untuk makanan di pesta uktahku, dan kue ultahnya pun sangat indah. Ibu ku menyalakan lilin di kue ultahku dan semua tamu menyanyikan lagu ultah untuku. Lalu Ibu berkata kepadaku untuk membuat sebuah permintaan sebelum meniup lilin, lalu aku menutup mataku dan mulai mengucapkan sebuah permintaan dalam hatiku. “Seoga dalam waktu dekat ini, aku bisa menyetubuhi Ibu ku”, itu yang kuucapkan di dalam hatiku, lalu aku mulai meniup lilin2 itu. Hari sudah sangat malam ketika pesta ultahku selesai, Gracie teman Ibu ku membatu membersihkan dapur, dan aku sibuk mengantar teman2ku yang datang ke luar rumah untuk sekalian mereka berpampitan pulang. Setelah Ibu dan Gracie selesai berberes di dapur, Gracie juga berpamitan pulang dan tidak lupa memberikan selamat ultah kembali kepadaku dan memberikan ciuman di pipiku, lalu Gracie berpamitan kepadaku dan Ibuku, “Sampai bertemu besok ya Glenda”. Setelah mereka semua pulang, Ibu ku masuk ke ruang tengah dan duduk di sofa, lalu dia kembali mengucapkan selamat ultah untuku, dan menanyakan tetang bagaimana pesta tadi, dan aku mengatakan bahwa aku cukup senang atas kejutan yang dibuatnya untuku. Lalu dia berlalu dan berjalan, sambil berkata bahwa dia akan mandi.

BERSAMBUNG ke Bag. 2
KEMBALI

Log in
Sign up
Subscribe (5)
Featured feeds